Asam Urat Bisa Diturunkan Orang Tua, Fakta atau Mitos?

  • Bagikan
Asam Urat
Asam urat terjadi akibat penumpukan kristal asam urat pada sendi-sendi tubuh. Biasanya, bagian tubuh yang paling merasakan efek dari asam urat ini adalah sendi jari jempol kaki.
Dulu, mungkin asam urat identik sebagai penyakit kelompok usia lanjut, tetapi sekarang tidak bisa dikatakan seperti itu.
Sebab, tak sedikit orang berusia muda yang menderita asam urat. Pertanyaannya: Apakah ini diturunkan orang tua?

Ulasan seputar Asam Urat

Menurut dr. Atika dari KlikDokter, ada penemuan baru yang cukup mengejutkan terkait asam urat.
Ternyata, makanan tinggi purin seperti jeroan, kacang-kacangan, sayuran hijau, dan seafood bukanlah satu-satunya faktor terkuat dalam menentukan terjadinya penyakit asam urat.
Sebuah meta-analisis yang dipublikasikan dalam jurnal medis “BMJ” menyebutkan, hampir semua makanan yang berkaitan dengan penyakit asam urat hanya berkontribusi sebesar 1 persen dalam variasi kadar asam urat darah.
Sedangkan, 24 persennya berkaitan dengan faktor genetik!
Dengan demikian, kecenderungan genetik memegang peranan yang lebih besar terhadap tingginya kadar asam urat dalam darah seseorang.
Itulah mengapa, seseorang dengan faktor keluarga yang menderita asam urat, memiliki kemungkinan lebih tinggi untuk menderita penyakit ini.
Meski kontribusi makanan terhadap penyakit asam urat lebih kecil dibandingkan dengan faktor keturunan, bukan berarti Anda bisa makan seenaknya, ya!
Sebab, bila sudah memiliki faktor genetik, maka konsumsi makanan tinggi purin secara berlebihan bisa memperburuk kondisi Anda.
Benar adanya bahwa asam urat bisa diturunkan oleh orang tua. Tetapi, jika Anda menjaga pola makan dengan baik, asam urat akan terlarut dalam darah dapat dengan mudah dikeluarkan oleh ginjal melalui urine.
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *